LATIHAN SOAL PAI KELAS VII BAB 1 & 2
PETUNJUK PENGERJAAN UNTUK SISWA
Agar jawaban tidak sekadar hasil menyalin dari internet, siswa dapat diberikan petunjuk berikut:
- Bacalah setiap kasus dengan teliti sebelum menjawab
- Hubungkan konsep PAI dengan permasalahan yang disajikan.
- Berikan alasan yang logis dan contoh nyata, bukan sekadar jawaban singkat.
- Gunakan bahasa sendiri dan cantumkan sumber belajar yang digunakan.
BAB 1 – LEBIH DEKAT DENGAN ALLAH SWT. YANG SANGAT INDAH NAMA-NYA
1. Kasus: Jejak Digital yang Tidak Terlihat
Rafi membuat akun media sosial anonim untuk mengomentari unggahan teman-temannya. Ia merasa aman karena menggunakan nama samaran dan foto profil palsu. Suatu hari, Rafi menulis komentar yang menyakiti hati temannya. Ia berpikir bahwa tidak ada seorang pun yang mengetahui perbuatannya.
Pertanyaan:
Jelaskan mengapa keyakinan terhadap Asmaulhusna Al-Basir dan Al-Khabir seharusnya membuat Rafi lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial! Tuliskan pula dua contoh perilaku yang mencerminkan keyakinan tersebut dalam kehidupan digital.
2. Kasus: Ranking Bukan Segalanya
Saat ulangan, Dina melihat temannya menggunakan ponsel untuk mencari jawaban. Dina sebenarnya bisa meniru tindakan tersebut agar mendapatkan nilai tinggi. Namun, ia memilih mengerjakan soal dengan kemampuannya sendiri karena yakin Allah mengetahui segala sesuatu.
Pertanyaan:
Analisis hubungan antara Asmaulhusna Al-'Alim dan Al-Khabir dengan keputusan Dina! Menurutmu, mengapa pemahaman terhadap kedua nama Allah tersebut dapat membentuk pribadi yang jujur meskipun tidak diawasi guru?
3. Kasus: Pintar, tetapi Merasa Paling Benar
Fahmi dikenal sebagai siswa yang cerdas. Ketika berdiskusi, ia sering memotong pembicaraan teman dan menganggap pendapatnya selalu benar. Ia berkata, "Aku sudah banyak belajar, jadi pasti aku paling tahu."
Pertanyaan:
Menurut pemahamanmu tentang Asmaulhusna Al-'Alim, apakah sikap Fahmi sudah mencerminkan seorang pelajar yang beriman kepada Allah? Jelaskan hubungan antara ilmu manusia dan ilmu Allah, kemudian berikan tiga saran agar Fahmi dapat menjadi pribadi yang rendah hati.
BAB 2 – MENELADANI SIFAT ALLAH SWT. UNTUK KEBAIKAN HIDUP
4. Kasus: Konten Viral atau Konten Bermanfaat?
Nadia memiliki banyak pengikut di media sosial. Ia ingin membuat konten yang viral dengan mengunggah video temannya yang sedang melakukan kesalahan tanpa izin. Temannya meminta agar video tersebut dihapus, tetapi Nadia menolak karena ingin mendapatkan banyak penonton.
Pertanyaan:
Bagaimana Nadia seharusnya meneladani pemahaman terhadap Asmaulhusna Al-Basir dan Al-Khabir dalam menggunakan media sosial? Jelaskan mengapa seorang muslim harus mempertimbangkan dampak perbuatannya terhadap orang lain sebelum mengunggah suatu konten!
5. Kasus: Pintar karena Usaha atau Sekadar Keberuntungan?
Salsa berhasil meraih juara lomba sains setelah belajar dengan tekun selama beberapa bulan. Ketika ditanya rahasia keberhasilannya, ia menjawab, "Aku berhasil karena usahaku sendiri. Aku tidak membutuhkan bantuan siapa pun."
Pertanyaan:
Analisis pernyataan Salsa berdasarkan pemahaman tentang Asmaulhusna Al-'Alim. Bagaimana seharusnya seorang pelajar menyikapi ilmu, kemampuan, dan keberhasilan yang dimilikinya? Jelaskan hubungan antara ikhtiar, rasa syukur, dan kesadaran bahwa ilmu Allah tidak terbatas.
SOAL INTEGRASI BAB 1 DAN BAB 2
6. Tantangan 24 Jam Meneladani Asmaulhusna
Bayangkan sekolahmu mengadakan tantangan bertajuk "24 Jam Menjadi Pelajar Berkarakter Asmaulhusna". Setiap siswa harus membuktikan bahwa pemahaman terhadap nama-nama Allah bukan sekadar hafalan, tetapi diterapkan dalam kehidupan nyata.
Pertanyaan:
Pilih tiga Asmaulhusna yang dipelajari dalam Bab 1 dan Bab 2. Jelaskan makna masing-masing nama Allah, kemudian buatlah satu contoh tindakan nyata di sekolah untuk setiap Asmaulhusna yang kamu pilih! Sertakan alasan mengapa tindakan tersebut mencerminkan pemahaman terhadap nama Allah tersebut.
7. Tantangan Berpikir Kritis: Apakah Cukup Hanya Menghafal?
Seorang siswa mampu menyebutkan arti Al-'Alim, Al-Khabir, As-Sami', dan Al-Basir dengan lancar. Namun, ia masih suka berbohong, menyebarkan rahasia teman, dan berkata kasar ketika marah. Ketika dinasihati, ia menjawab, "Yang penting aku sudah hafal Asmaulhusna."
Pertanyaan:
Menurut pendapatmu, apakah menghafal Asmaulhusna saja sudah cukup untuk menunjukkan bahwa seseorang telah memahami dan mengamalkannya? Susunlah argumen yang logis berdasarkan materi Bab 1 dan Bab 2, serta berikan tiga contoh perubahan perilaku yang seharusnya dilakukan siswa tersebut!
SELAMAT MENGERJAKAN.
TULIS JAWABAN DIKERTAS, KIRIMKAN KE NO. 085646444221

Komentar
Posting Komentar