MATEMATIKA KELAS 11 BAB 3 — STATISTIKA


MATEMATIKA KELAS 11 KURIKULUM MERDEKA

BAB 3 — STATISTIKA

A. Pengertian Statistika

Statistika adalah ilmu yang mempelajari cara mengumpulkan, mengolah, menyajikan, menganalisis, dan menarik kesimpulan dari data.

Contoh penggunaan statistika dalam kehidupan sehari-hari:

  • Mengetahui rata-rata nilai siswa.

  • Menentukan jumlah siswa yang mengikuti ekstrakurikuler.

  • Mengetahui hasil survei pilihan siswa.

  • Menghitung rata-rata pengeluaran keluarga.

  • Membandingkan hasil ujian beberapa kelas.

B. Data

Data adalah kumpulan informasi atau fakta yang diperoleh melalui pengamatan, pengukuran, wawancara, atau penelitian.

Contoh data nilai ulangan 10 siswa:

70, 75, 80, 80, 85, 90, 75, 70, 85, 95

Data tersebut dapat diolah untuk mengetahui nilai rata-rata, median, modus, dan ukuran lainnya.


C. Jenis-Jenis Data

1. Data Kuantitatif

Data yang berbentuk angka dan dapat dihitung atau diukur.

Contoh:

  • Nilai ujian: 80

  • Tinggi badan: 165 cm

  • Berat badan: 55 kg

  • Jumlah siswa: 32 orang

2. Data Kualitatif

Data yang berupa kategori atau keterangan, bukan angka sebagai hasil pengukuran.

Contoh:

  • Jenis kelamin

  • Warna kesukaan

  • Jenis kendaraan

  • Golongan darah


D. Populasi dan Sampel

1. Populasi

Populasi adalah seluruh objek yang menjadi sasaran penelitian.

Contoh:

Seorang guru ingin mengetahui rata-rata nilai Matematika seluruh siswa kelas X di sebuah madrasah.

Maka seluruh siswa kelas X merupakan populasi.

2. Sampel

Sampel adalah sebagian anggota populasi yang digunakan sebagai wakil dalam penelitian.

Misalnya dari 120 siswa kelas X dipilih 30 siswa untuk diteliti.

Maka:

  • Populasi = 120 siswa

  • Sampel = 30 siswa


E. Penyajian Data

Data dapat disajikan dalam beberapa bentuk.

1. Tabel

Contoh data nilai siswa:

NilaiFrekuensi
602
704
806
905
1003

Jumlah siswa:

2 + 4 + 6 + 5 + 3 = 20 siswa


F. Diagram Batang

Diagram batang digunakan untuk membandingkan beberapa kategori data.

Contoh:

Data jumlah siswa yang mengikuti ekstrakurikuler:

EkstrakurikulerJumlah
Pramuka20
Futsal15
Pagar Nusa12
Al-Banjari10

Data tersebut dapat dibuat dalam bentuk diagram batang.

Keterangan:

  • Sumbu mendatar → jenis ekstrakurikuler

  • Sumbu tegak → jumlah siswa


G. Diagram Lingkaran

Diagram lingkaran digunakan untuk menunjukkan perbandingan bagian terhadap keseluruhan data.

Rumus besar sudut setiap bagian:

Sudut = (frekuensi / jumlah seluruh data) × 360°

Contoh

Dari 40 siswa:

  • 20 siswa memilih Pramuka

  • 10 siswa memilih Futsal

  • 6 siswa memilih Pagar Nusa

  • 4 siswa memilih Al-Banjari

Sudut untuk Pramuka:

= 20/40 × 360°

= 180°

Jadi bagian Pramuka pada diagram lingkaran adalah 180°.


H. Diagram Garis

Diagram garis biasanya digunakan untuk menunjukkan perubahan data dari waktu ke waktu.

Contoh:

  • Jumlah siswa setiap tahun.

  • Suhu udara setiap jam.

  • Penjualan selama beberapa bulan.

  • Jumlah pendaftar SPMB setiap minggu.


I. Distribusi Frekuensi

Distribusi frekuensi adalah penyajian data berdasarkan banyaknya kemunculan suatu nilai atau kelompok nilai.

Contoh:

Data nilai:

60, 70, 70, 80, 80, 80, 90, 90

Dapat dibuat tabel:

NilaiFrekuensi
601
702
803
902

Jumlah data:

1 + 2 + 3 + 2 = 8


J. Ukuran Pemusatan Data

Ukuran pemusatan digunakan untuk mengetahui nilai yang dapat mewakili sekumpulan data.

Tiga ukuran pemusatan yang utama adalah:

  1. Mean

  2. Median

  3. Modus


K. Mean (Rata-Rata)

Mean adalah jumlah seluruh data dibagi banyaknya data.

Rumus:

Mean = jumlah seluruh data / banyak data

atau:

x̄ = Σx / n

Keterangan:

  • x̄ = rata-rata

  • Σx = jumlah seluruh data

  • n = banyak data

Contoh 1

Tentukan rata-rata dari:

70, 75, 80, 85, 90

Penyelesaian:

x̄ = (70 + 75 + 80 + 85 + 90) / 5

= 400 / 5

= 80

Jadi, rata-ratanya adalah 80.


L. Mean Data Berfrekuensi

Jika data mempunyai frekuensi, gunakan:

x̄ = Σ(f × x) / Σf

Keterangan:

  • x = nilai data

  • f = frekuensi

  • Σf = jumlah seluruh frekuensi

Contoh 2

Nilai (x)Frekuensi (f)
602
703
804
901

Hitung rata-rata.

Buat kolom fx:

xff × x
602120
703210
804320
90190

Σf = 10

Σfx = 740

Maka:

x̄ = 740 / 10

= 74

Jadi rata-ratanya adalah 74.


M. Median

Median adalah nilai tengah setelah data diurutkan dari yang terkecil hingga terbesar.

Jika jumlah data ganjil

Rumus posisi median:

Me = data ke-(n + 1)/2

Contoh 3

Data:

60, 70, 75, 80, 85

Jumlah data = 5.

Median berada pada:

(5 + 1)/2 = 3

Data ke-3 adalah 75.

Jadi:

Median = 75


N. Median Jika Jumlah Data Genap

Jika jumlah data genap, median adalah rata-rata dari dua data tengah.

Contoh 4

Data:

60, 65, 70, 75, 80, 85

Ada 6 data.

Dua data tengah adalah:

  • data ke-3 = 70

  • data ke-4 = 75

Median:

Me = (70 + 75)/2

= 145/2

= 72,5


O. Modus

Modus adalah nilai yang paling sering muncul.

Contoh 5

Data:

70, 75, 80, 80, 80, 85, 90

Nilai yang paling sering muncul adalah 80.

Jadi:

Modus = 80

Catatan

Suatu data dapat:

  • Tidak memiliki modus.

  • Memiliki satu modus.

  • Memiliki dua modus.

  • Memiliki lebih dari dua modus.


P. Hubungan Mean, Median, dan Modus

Ketiga ukuran tersebut memberikan informasi tentang pusat data.

Untuk data yang relatif simetris dan tidak memiliki pencilan ekstrem, nilai mean, median, dan modus dapat berada di sekitar pusat data.

Namun, jika terdapat data yang sangat jauh dari data lainnya, mean dapat terpengaruh.

Contoh:

Data A:

70, 70, 75, 75, 80

Data B:

70, 70, 75, 75, 150

Pada data B, nilai 150 sangat tinggi dibandingkan data lainnya sehingga rata-ratanya meningkat.


Q. Jangkauan (Range)

Jangkauan adalah selisih antara nilai terbesar dan nilai terkecil.

Rumus:

Range = nilai terbesar − nilai terkecil

Contoh 6

Data:

60, 65, 70, 75, 80, 90

Nilai terbesar = 90

Nilai terkecil = 60

Range:

= 90 − 60

= 30


R. Kuartil

Kuartil membagi data yang telah diurutkan menjadi empat bagian.

Terdapat tiga kuartil:

  • Q₁ = kuartil bawah

  • Q₂ = kuartil tengah/median

  • Q₃ = kuartil atas

Hubungannya:

Q₂ = Median

Secara konsep:

  • Q₁ menunjukkan batas sekitar 25% data terbawah.

  • Q₂ menunjukkan batas sekitar 50% data.

  • Q₃ menunjukkan batas sekitar 75% data.


S. Menentukan Kuartil Data Tunggal

Contoh:

Data:

2, 4, 5, 6, 7, 8, 10, 12, 15

Data sudah diurutkan.

Median atau Q₂ adalah:

7

Bagian bawah:

2, 4, 5, 6

Maka:

Q₁ = (4 + 5)/2

= 4,5

Bagian atas:

8, 10, 12, 15

Maka:

Q₃ = (10 + 12)/2

= 11

Jadi:

Q₁ = 4,5

Q₂ = 7

Q₃ = 11


T. Jangkauan Antarkuartil

Jangkauan antarkuartil atau IQR (Interquartile Range) adalah selisih antara Q₃ dan Q₁.

Rumus:

IQR = Q₃ − Q₁

Berdasarkan contoh sebelumnya:

Q₃ = 11

Q₁ = 4,5

Maka:

IQR = 11 − 4,5

= 6,5


U. Simpangan Rata-Rata

Simpangan rata-rata menunjukkan rata-rata jarak setiap data terhadap nilai rata-ratanya.

Rumus:

SR = Σ|x − x̄| / n

Keterangan:

  • SR = simpangan rata-rata

  • x = nilai data

  • x̄ = rata-rata

  • n = banyak data

Contoh 7

Data:

2, 4, 6

Mean:

x̄ = (2 + 4 + 6)/3

= 4

Simpangan masing-masing:

| x | x − x̄ | |x − x̄| |
|---:|---:|---:|
| 2 | −2 | 2 |
| 4 | 0 | 0 |
| 6 | 2 | 2 |

Jumlah simpangan mutlak = 4.

Maka:

SR = 4/3

= 1,33


V. Varians

Varians merupakan ukuran penyebaran data berdasarkan kuadrat simpangan dari rata-rata.

Untuk data tunggal, secara umum:

Varians = Σ(x − x̄)² / n

Semakin besar varians, semakin besar penyebaran data terhadap rata-ratanya.


W. Simpangan Baku

Simpangan baku atau standar deviasi merupakan akar kuadrat dari varians.

Rumus:

s = √varians

Secara umum:

s = √[Σ(x − x̄)² / n]

Simpangan baku digunakan untuk melihat seberapa menyebar data dari nilai rata-ratanya.


X. Pencilan (Outlier)

Pencilan adalah data yang nilainya sangat jauh dibandingkan sebagian besar data lainnya.

Contoh:

70, 72, 73, 75, 76, 150

Nilai 150 dapat dianggap sebagai calon pencilan karena jauh dari data lainnya.

Pencilan dapat menyebabkan nilai mean berubah cukup besar, sehingga dalam kondisi tertentu median lebih representatif untuk menggambarkan pusat data.


Y. Contoh Soal Lengkap

Diketahui data nilai ulangan 10 siswa:

60, 70, 70, 75, 80, 80, 80, 85, 90, 100

Tentukan:

  1. Mean

  2. Median

  3. Modus

  4. Range

Penyelesaian

1. Mean

Jumlah seluruh data:

60 + 70 + 70 + 75 + 80 + 80 + 80 + 85 + 90 + 100

= 790

Banyak data = 10

Mean:

x̄ = 790/10

= 79


2. Median

Jumlah data = 10, berarti genap.

Dua data tengah adalah data ke-5 dan ke-6:

Data ke-5 = 80

Data ke-6 = 80

Median:

Me = (80 + 80)/2

= 80


3. Modus

Nilai yang paling sering muncul adalah 80, yaitu sebanyak 3 kali.

Jadi:

Modus = 80


4. Range

Nilai terbesar = 100

Nilai terkecil = 60

Range:

= 100 − 60

= 40

Kesimpulan

  • Mean = 79

  • Median = 80

  • Modus = 80

  • Range = 40


RANGKUMAN RUMUS STATISTIKA

MateriRumus
Meanx̄ = Σx/n
Mean berfrekuensix̄ = Σfx/Σf
Median ganjilData ke-(n+1)/2
Median genap(data tengah 1 + data tengah 2)/2
ModusData yang paling sering muncul
RangeNilai maksimum − nilai minimum
KuartilQ₁, Q₂, Q₃
IQRQ₃ − Q₁
Simpangan rata-rataΣ|x − x̄|/n
VariansΣ(x − x̄)²/n
Simpangan baku√varians

LATIHAN SISWA

Kerjakan dengan langkah-langkah yang lengkap!

Soal 1 — Mean, Median, dan Modus

Diketahui data nilai Matematika:

65, 70, 75, 75, 80, 80, 80, 85, 90

Tentukan:

a. Mean
b. Median
c. Modus


Soal 2 — Data Berfrekuensi

Perhatikan tabel berikut!

NilaiFrekuensi
602
704
806
905
1003

Tentukan rata-rata nilai berdasarkan tabel tersebut.


Soal 3 — Ukuran Penyebaran

Diketahui data:

12, 15, 18, 20, 22, 25, 28

Tentukan:

a. Nilai terbesar
b. Nilai terkecil
c. Range
d. Median


Soal 4 — Kuartil

Diketahui data:

4, 6, 7, 8, 10, 12, 13, 15, 17, 20, 22

Tentukan:

a. Q₁
b. Q₂
c. Q₃
d. IQR


Soal 5 — HOTS

Nilai ulangan 8 siswa adalah:

60, 65, 70, 70, 75, 80, 85, 95

Kemudian guru menambahkan nilai seorang siswa yang sebelumnya belum mengikuti ujian, yaitu 100.

Jawablah pertanyaan berikut:

a. Hitung rata-rata sebelum nilai 100 ditambahkan.
b. Hitung rata-rata setelah nilai 100 ditambahkan.
c. Apakah nilai rata-rata mengalami perubahan? Jelaskan mengapa.
d. Menurutmu, apakah mean atau median lebih tahan terhadap pengaruh nilai yang sangat tinggi? Jelaskan berdasarkan data tersebut.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PAI Kelas 10 Bab 1: Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja:

PAI Kelas 11 Bab 1

LAGU PEMBELAJARAN BAHASA ARAB